Perempuan dan Islam
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Ditulisan kali ini saya ingin mengulas apa yang saya dapat dari apa yang disampaikan oleh kak @bellamaghfoor dalam kajian online. Yang mana tema kajian mereka itu membahas tentang 'Perempuan dan Islam'.
Ketika kita membahas fenomena perempuan, tentu ada banyak sekali hal yang menarik untuk dibahas. Mulai dari bagaimana dunia memandang perempuan,apakah dunia tidak memihak pada perempuan,apakah ada diskriminasi dan ketidaksetaraan pada perempuan sehingga perempuan harus memperjuangkan haknya melalui suatu gerakan yang biasa disebut feminisme, sampai kepada bagaimana Islam itu sendiri memandang perempuan.
Di zaman sekarang,banyak gerakan-gerakan yang meminta kesetaraan gender antara laki-laki dan perempuan seolah-olah masalah perempuan adalah masalah yang paling berat dari ketidaksetaraan. Tapi sebenarnya apakah hanya itu saja? Tentu tidak. Masalah-masalah perempuan dari dulu sampai detik ini ada banyak sekali . Sebagai contoh dari pengalaman kak @bellamaghfoor sendiri sewaktu itu ia dan teman-temannya ada project penelitian di daerah terpencil di kota M. Penelitian itu mengenai 'pengaruh perkembangan sektor pariwisata pada kondisi sosial '. Ketika kita melihat adanya kemajuan pariwisata, pasti yang terlintas di fikiran kita adalah kemajuan ekonomi dimasyarakatnya bukan? Karna kita melihat banyak turis dari domestik maupun mancanegara yang datang dan ini menjadi kesempatan bagi pedagang-pedagang untuk berjualan. Namun sebenarnya teman-teman, itu justru memunculkan permasalahan baru,yaitu pergaulan bebas dan prostitusi. Ketika kak bella dan teman-temannya berkunjung kesana,mereka melihat ada banyak rumah seperti gubuk-gubuk gitu dijadikan tempat prostitusi. Dan percaya atau tidak, 8 dari 10 anak remaja perempuan di daerah tersebut ternyata aktif di tempat prostitusi. Ketika kak bella dan teman-temannya mewawancarai penduduk disana ,ternyata kebanyakan dari mereka aktif disitu dikarenakan adanya persepsi mereka yang kaya 'ya kita mau ngapain lagi,toh perempuan memang tempatnya di kasur,sumur,dapur'. Tentu ini sangat disayangkan ya. Padahal anak muda seusia mereka kan harusnya bisa menghasilkan karya. Dan ini masih di desa nya loh,masih didaerah terpencil nya belum di kota M nya.
Lalu bagaimana jika kita membahasnya dari segi daerah yang lebih luas? Seperti Indonesia. Indonesia kan luas ya seolah-olah tidak akan ada habisnya. Sebagaimana kita ketahui ada RUU dirancang untuk perlindungan perempuan,semua ini dilakukan semata-mata untuk menaikkan derajat perempuan itu sendiri. Kalau kita telisik lagi,permasalahan perempuan ini sebenarnya berakar dari barat. Ada pandangan yang salah dari barat ini yang kemudian memunculkan persepsi 'adanya penindasan pada perempuan' karna kita tahu bahwa di barat perempuan itu dianggap tidak lebih dari sekedar pemuas nafsu dan perempuan disana dibatasi gerakannya. Maka ini lah yang kemudian memunculkan gerakan-gerakan feminisme. Dimana perempuan ingin bebas,show up,dan diakui.
Tapi yang harus digarisbawahi disini adalah tidak salah jika perempuan melakukan suatu gerakan tapi pastikan bahwa sebenernya yang kita tuntut adalah hak-hak kita sebagai perempuan,sebagai sesama hamba Allah untuk disayangi,dihormati,dan dimuliakan. Bukan kemudian meminta kesetaraan dimana perempuan memiliki peran yang sama dengan laki-laki, perempuan mencari nafkah dan berkarir hingga lupa keluarga, bahkan meminta hak-hak perempuan untuk bisa semena-mena terhadap imamnya (suaminya). Tidak seperti itu.
Untuk melihat permasalahn ini kita perlu kembali pada latarbelakang, kalau di dunia barat memang kita lihat ada nya diskriminasi pada perempuan, lalu bagaimana dengan Indonesia ? Di Indonesia sendiri kita lihat tidak ada diskriminasi pada perempuan. Perempuan sudah dilindungi secara undang-undang. Tapi persepsi dari dunia barat tentang adanya diskriminasi pada perempuan sudah menyebar luas ke penjuru dunia termasuk Indonesia. Dan bukan rahasia lagi ,kebanyakan perempuan Indonesia sekarang ingin memperjuangkan kebebasan,ingin diakui 'ini loh aku perempuan modern', mereka tidak ingin diatur dalam suatu aturan, dan merasa bahwa syariat telah merampas kebebasan mereka (opresi). Nah permasalahan -permasalahan itulah yang selalu mereka gaung-gaungkan untuk menuntut kesetaraan selama ini. Yang sebenarnya itu adalah pemikiran yang keliru.
Kemudian bagaimana sebenarnya Islam itu sendiri memandang perempuan? Kita tahu bahwa sebelum diturunkannya Islam, di masa jahiliyah perempuan tidak dibiarkan hidup. Sekalipun hidup perempuan hanya dijadikan budak dan tak lebih dari pemuas hawa nafsu. Maka dari itu Islam diturunkan untuk menumpas kejahiliyahan dimuka bumi. Islam mengangkat derajat perempuan, kemudian menganjurkan perempuan untuk menutup aurat agar perempuan terlindung dari mata-mata yang tak halal. Islam juga menganjurkan perempuan untuk dirumah saja bukan berarti berdiam diri secara terus menerus dirumah tanpa melakukan apa-apa. Namun Islam menganjurkan perempuan dirumah untuk belajar islam lebih dalam lagi kemudian memperbaiki pola asuh anak yang benar, untuk mencetak anak-anak yang sholih dan sholihah. Kemudian anaknya dapat mencontoh pola asuh yang diterapkan oleh ibunya. Nah inilah sebenarnya kunci peradaban. Maasya Allah begitu sempurna Islam mengatur semua nya dari hal besar seperti bagaimana Islam memuliakan perempuan sampai kepada hal-hal kecil.
Nice Cindy. I'm enjoy your writing.
BalasHapusMasya Allah... semoga para perempuan banyak yang membaca ini dan semakin banyak perempuan salihah sesuai dengan ajaran Allah dan Rasulnya...
BalasHapus